banner 728x250
Salak busuk dalam menu MBG yang diterima siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat.
banner 120x600
banner 468x60

Stabat – Siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat mendadak heboh, Rabu (29/7/2026) siang. Pasalnya, dari menu makan bergizi gratis (MBG) yang mereka terima, ditemukan buah salak busuk yang sudah berbelatung.

Hal itu sontak membuat selera siswa tersebut menurun drastis. Pelajar ini pun urung menyantap menu yang disajikan. Mereka kemudian membuat dokumentasi video dari peristiwa tersebut.

banner 325x300

“Pas mau makan buah salaknya, rupanya busuk dan berulat. Setelah kami lihat lagi, ulatnya pun sudah merayap ke lauk dan nasi,” beber salah seorang siswa di sana sembari meminta agar identitasnya tak dipublikasi.

Ulat yang merayap di lauk menu MBG yang diterima siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat.

Wali murid yang mengetahui hal ini sangat menyayangkan hal tersebut. Diharapkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan sanksi tegas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikannya.

“Program MBG pak Prabowo ini kan bagus untuk pemenuhan gizi siswa. Janganlah pihak SPPG sesuka hatinya aja menyajikan menu. Ini harus diberi sanksi tegas,” ketus wali murid sembari meminta hak tolaknya.

Dari peristiwa itu, awak media masih menelusuri pihak SPPG terkait. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Ilham Basyir enggan berkomentar terkait tersebut. Ia memilih bungkam atas kejadian yang dialami siswanya.

“Sebelumnya maaf pak. Dapat berita dari mana ya pak. Atas nama siapa pak. Maaf ya untuk saat ini kami belum bisa menanggapi nya pak. Soalnya ada kode etik yg harus kami jaga pak,” kata dia via pesan WhatsAppnya, Kamis (30/7/2026) malam.

Kordinator Wilayah (Korwil) SPPG Langkat Ali Ihsanul Huda hanya akan memberikan terguran kepada pihak dapur. Tak ada ketegasan darinya, sesuai sanksi yang ditetapkan BGN.

“Terima kasih info nya bang. Akan kita berikan teguran bagi SPPG nya untuk lebih meningkatkan SOP dan memastikan paket MBG agar di cek sebelum di distribusikan,” kata Ali.

Sementara, BGN akan menjatuhkan sanksi tegas berupa penghentian sementara atau penutupan (suspend) dapur, penghentian pembayaran, hingga pemecatan pegawai jika terbukti menyajikan makanan tidak layak atau berulat pada program MBG. (Ahmad)

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *